PP Nasyiatul Aisyiyah dan BSI Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Literasi Keuangan Syariah

PP Nasyiatul Aisyiyah dan BSI Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Literasi Keuangan Syariah


SURAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiyah menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah serta mendorong kemandirian ekonomi perempuan muda. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Hotel D'wangsa Lorin, Surakarta, Kamis (6/8/2026), dalam rangkaian Tanwir III Nasyiatul Aisyiyah.

MoU ditandatangani oleh Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari, bersama Senior Vice President Islamic Ecosystem BSI, Rima Dwi Permatasari. Penandatanganan tersebut disaksikan Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto, Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husain, serta Kepala Wilayah 7 Semarang BSI, Ficko Hardowiseto.

Dalam kesempatan itu, BSI juga menyerahkan secara simbolis Buku Tabungan Haji Indonesia dan Tabungan Emas kepada PP Nasyiatul Aisyiyah sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya perencanaan keuangan syariah sejak dini.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengembangan literasi dan inklusi keuangan syariah, meningkatkan tata kelola organisasi, serta mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan melalui berbagai layanan dan ekosistem keuangan syariah yang dikembangkan BSI.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husain, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Tanwir III dan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah. Menurutnya, Muktamar merupakan momentum strategis untuk merumuskan arah gerakan organisasi yang semakin maju dan berkelanjutan.

"Kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Tanwir III dan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah. Kami meyakini Muktamar bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk merumuskan arah gerakan yang lebih maju dan berkelanjutan. Tema yang diusung sangat relevan dengan tantangan zaman, sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam," ujar Kemas.

Ia menambahkan, Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah merupakan mitra strategis BSI yang memiliki kontribusi besar dalam pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta pengembangan kepemimpinan generasi masa depan.

"Bagi BSI, Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah adalah mitra strategis. Karena itu, penandatanganan MoU ini kami harapkan tidak berhenti sebagai dokumen kerja sama, tetapi menjadi fondasi lahirnya berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi organisasi dan jutaan anggota Nasyiatul Aisyiyah di seluruh Indonesia," katanya.

Melalui kolaborasi tersebut, BSI akan mendukung berbagai kebutuhan ekosistem organisasi, mulai dari layanan Tabungan Haji Indonesia, Tabungan Emas, transaksi cashless, pengelolaan keuangan organisasi (cash management), hingga akses pembiayaan bagi pelaku UMKM perempuan.

Kemas menegaskan, BSI berkomitmen menghadirkan layanan keuangan syariah yang modern, inklusif, dan mudah diakses bagi seluruh mitra strategis. Menurutnya, kolaborasi dengan PP Nasyiatul Aisyiyah diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan.

"Kami siap mendukung berbagai program PP Nasyiatul Aisyiyah, mulai dari Gerakan Menabung Haji, penguatan layanan keuangan syariah, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan. Harapannya, kolaborasi ini mampu memberikan manfaat nyata bagi kader Nasyiatul Aisyiyah, memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah, memperkuat UMKM perempuan, serta melahirkan generasi perempuan muda yang semakin mandiri, berdaya, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa," pungkasnya.

Posting Komentar

0 Komentar