PEMALANG – Kantor Layanan (KL) Lazismu Warungpring menggelar pengajian umum yang dirangkai dengan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah 1448 H. Kegiatan berlangsung khidmat di Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Minggu (5/7/2026).
Pengurus KL Lazismu Warungpring, Untung Purwanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memuliakan anak yatim pada momentum awal tahun Hijriah. Menurutnya, dana santunan yang disalurkan sepenuhnya berasal dari donasi warga dan simpatisan Muhammadiyah.
Alhamdulillah, dana yang terkumpul mencapai Rp4.500.000 dan seluruhnya kami salurkan khusus untuk anak-anak yatim piatu, ujar Untung.
Ia menjelaskan, setiap anak menerima santunan senilai Rp300.000, terdiri atas Rp250.000 uang tunai dan bingkisan senilai Rp50.000. Selain itu, anak-anak juga mendapatkan bingkisan tali asih dari Anisa, salah satu anggota 'Aisyiyah Warungpring, sebagai bentuk kepedulian bersama keluarga besar Muhammadiyah.
Kepala Desa Cibuyur Yoyok Kusnodo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah berbagi rezeki kepada anak-anak yatim. Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Yoyok memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tetap optimis menjalani kehidupan dan terus semangat menuntut ilmu.
Masa depan kalian masih panjang dan membentang luas. Tetaplah optimis dalam menjalani kehidupan dan teruslah rajin belajar, pesannya.
Yoyok juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim.
Marilah kita bersama-sama membantu anak-anak istimewa ini dengan saling menyayangi, saling membantu, dan saling berbagi, tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Warungpring, Darmanto, menegaskan bahwa Lazismu merupakan lembaga amil zakat, infak, dan sedekah resmi di bawah Persyarikatan Muhammadiyah yang telah diakui pemerintah.
Ia mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih aman, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Darmanto juga menyampaikan bahwa KL Lazismu Warungpring kini menyediakan layanan antar-jemput zakat dan infak guna memudahkan para muzakki.
Selain itu, Lazismu Warungpring juga memiliki program beasiswa pendidikan bagi anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu yang mengalami kendala biaya sekolah, khususnya di jenjang SMP hingga SMA.
Apabila ada anak yang mengalami kesulitan biaya pendidikan, silakan menghubungi KL Lazismu Warungpring. Kami akan berupaya memberikan bantuan beasiswa agar tidak ada anak yang putus sekolah, tegas Darmanto.
Pengajian umum dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Ustaz Abdurrahman Siddiq, S.Pd. Dalam tausiyahnya, ia mengupas fikih zakat serta pentingnya menunaikan hak sesama muslim, termasuk memenuhi undangan dan menyalurkan zakat melalui lembaga amil resmi.
Menurutnya, harta yang dimiliki manusia merupakan amanah dari Allah SWT yang di dalamnya terdapat hak orang lain. Oleh karena itu, apabila telah mencapai nisab, zakat wajib ditunaikan melalui amil resmi agar lebih tepat sasaran.
Menyalurkan zakat melalui lembaga resmi seperti Lazismu jauh lebih aman, tepat sasaran, dan menentramkan hati, jelasnya.
Ia juga mengajak umat Islam untuk memperbanyak infak dan sedekah meskipun hartanya belum mencapai nisab sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Menutup tausiyahnya, Ustaz Abdurrahman Siddiq mengingatkan bahwa ketika manusia meninggal dunia, keluarga dan harta akan kembali, sedangkan amal salehlah yang akan menemani di alam kubur. Ia juga mengutip hadis tentang tiga amal yang pahalanya terus mengalir setelah seseorang wafat, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak saleh.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustaz Abdurrahman Siddiq. Doa dipanjatkan untuk keberkahan para donatur, kemajuan masyarakat Kecamatan Warungpring, serta masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak yatim yang menerima santunan.

0 Komentar