Program Klasterisasi 2025 Olahan Nanas Madu Belik Resmi Diluncurkan oleh BUMN PNM

Program Klasterisasi 2025 Olahan Nanas Madu Belik Resmi Diluncurkan oleh BUMN PNM


Pemalang – Program Klasterisasi 2025 Olahan Nanas Madu Belik Kabupaten Pemalang yang diinisiasi oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi diluncurkan pada Selasa, 2 Desember 2025, bertempat di Pendopo Kecamatan Belik.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan ekosistem usaha olahan nanas madu yang selama ini menjadi komoditas unggulan Kecamatan Belik.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pimpinan PNM Cabang/Area Banjarnegara, Forkompimcam Belik, Kepala Desa Belik, narasumber, serta para pelaku usaha dan kelompok tani yang tergabung dalam klasterisasi olahan nanas madu.

Dalam sambutannya Agung Tri Munharyono Manajer Bisnis ULaMM, PT Permodalan Nasional Madani Cabang Banjarnegara menyampaikan bahwa Kecamatan Belik memiliki potensi budidaya nanas yang sangat besar dan menjanjikan. Namun, potensi tersebut perlu dioptimalkan melalui pembinaan yang terarah agar petani dan pelaku usaha dapat berkembang lebih maju.

Belik memiliki nanas madu yang terkenal secara nasional. Dengan pembinaan yang tepat, kami yakin kualitas produk olahan dan kesejahteraan petani dapat meningkat signifikan, ujarnya.

Camat Belik Muchammad Maksum, S.IP., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PNM atas peluncuran program klasterisasi ini. Menurutnya, kehadiran PNM merupakan bentuk nyata dukungan BUMN kepada masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal serta memperkuat ekonomi kerakyatan.

Nanas Madu Belik bukan hanya komoditas, tetapi identitas dan simbol kemakmuran bagi Kecamatan Belik. Program klasterisasi ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat rantai pasok, dan menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan, tegas Camat Belik.

Beliau juga menekankan tiga poin penting dari program klasterisasi:

1. Peningkatan kualitas dan standarisasi produk agar lebih berdaya saing.

2. Efisiensi rantai pasok dari hulu ke hilir, mulai dari budidaya hingga pemasaran.

3. Penguatan kolaborasi antar pelaku usaha, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.

Camat Belik juga mengajak seluruh pelaku usaha dan kelompok tani untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

Serap setiap ilmu, jaga kualitas produk, dan tingkatkan semangat kolaborasi. Konsistensi adalah kunci kepercayaan konsumen, pesan beliau.

Pemerintah Kecamatan Belik menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi implementasi program ini agar menjadi contoh sukses pemberdayaan UMKM di Kabupaten Pemalang.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Camat Belik secara resmi menyatakan dukungan penuh dan membuka Program Klasterisasi Olahan Nanas Madu Belik oleh PNM.

Acara berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme, menunjukkan harapan besar bahwa klasterisasi ini akan menjadi tonggak baru dalam pengembangan olahan Nanas Madu Belik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Red)

Posting Komentar

0 Komentar