Karyawan Kimia Farma Salurkan ZIS Melalui Lazismu

Karyawan Kimia Farma Salurkan ZIS Melalui Lazismu


Jakarta-Guna mempererat hubungan dan sebagai penguatan komitmen selaku Holding BUMN Farmasi, PT Kimia Farma Tbk melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama dengan tiga lembaga zakat yaitu BAZNAS, Lazismu, dan NU Care-LAZISNU dalam hal pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan Kimia Farma. Acara penandatangan ini dilakukan pada Senin (29/11) di Gedung PT Kimia Farma Tbk, Jalan Veteran No. 9, Jakarta Pusat yang dihadiri oleh perwakilan Dewan Komisaris dan jajaran Direksi PT Kimia Farma Tbk serta perwakilan dari BAZNAS, Lazismu, dan NU Care-LAZISNU.

Komisaris Independen PT Kimia Farma Tbk, Rahmat Hidayat Pulungan, dalam keterangan resmi menyatakan bahwa penandatanganan MoU ini juga akan dilanjutkan dengan program lain yang sesuai dengan karakter Kimia Farma. "Penandatanganan MoU ini merupakan bagian dari program besar yaitu penguatan komitmen Kimia Farma selaku anggota Holding BUMN Farmasi, untuk meneguhkan semangat Pancasila dan akan dilanjutkan dengan program yang lain sesuai dengan penguatan karakter insan Kimia Farma.

Menurutnya, tiga lembaga zakat ini dipercaya untuk menyalurkan dana ZIS dengan harapan dapat menyalurkan dana tersebut dengan baik dan dapat bermanfaat bagi banyak orang. "Secara khusus kepada teman-teman PT Kimia Farma, pasti bertanya-tanya kenapa zakat, infak, sedekah harus melewati tiga institusi ini. Saya hanya ingin menyampaikan satu hal, kita selama ini pasti ketika ingin berinfak, bersedekah, hati kita pasti ingin semua ini disalurkan dengan baik, dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak, jelasnya.

Rahmat melanjutkan, dengan adanya tiga lembaga zakat ini maka seluruh karyawan PT Kimia Farma dapat dengan bebas memilih ke mana akan menyalurkan dana ZIS mereka. "Maka kami mengarahkan agar semua niat baik ini disalurkan melalui lembaga atau institusi yang jelas-jelas memiliki komitmen terhadap NKRI dan Pancasila. 

Kita tidak usah meragukan lagi yang namanya Muhammadiyah atau Nahdlatul Ulama terhadap perjalanan bangsa kita. Kalau anda tidak cocok menyalurkan ke Lazismu silahkan ke LAZISNU atau sebaliknya, atau jika tidak cocok kedua-duanya silahkan ke BAZNAS yang langsung di bawah Pemerintah. Jadi kami sengaja kasih tiga pilihan," paparnya.

Selain itu ia juga menegaskan, ke depan juga akan dilakukan pengembangan kerjasama dalam berbagai hal, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas sosial lainnya, sehingga tidak hanya terkait dengan pengumpulan dan penyalurannya. "Besar harapan dari seluruh pihak yang terkait dalam hal ini, bahwa kerjasama ini akan berlanjut dengan baik dan seluruh kepercayaan dan komitmen dari Kimia Farma dengan BAZNAS, Lazismu dan LAZISNU, dapat berjalan sesuai harapan," pungkas Rahmat.

Mahli Zainuddin Tago selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT Kimia Farma Tbk yang telah mempercayakan penyaluran dana ZIS karyawan kepada Lazismu. 

Terima kasih atas kepercayaan dari Kimia Farma. Jaringan yang luas dan program yang spesifik dari Lazismu akan membuat zakat, infak, dan sedekah keluarga besar Kimia Farma akan menemukam sasaran yang tepat, ujarnya.

Ia pun menyebut pantun dalam menyambut kerjasama ini. "Dari Cikini ke Bukit Duri, sarapan pagi di Tanah Tinggi. Kimia Farma suka berbagi, berbagai kemudahan Allah akan beri. Kalau suka berlari pagi, badan sehat produktivitas lebih tinggi. Kalau Muhammadiyah, NU, BAZNAS, Kimia Farma bersinergi, kesehatan masyarakat  di berbagai negeri akan meninggi, sambutnya.

Sementara itu, Direktur Penghimpunan Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Muktiono menambahkan, selain bertujuan untuk sosialisasi masif zakat kepada umat, kerjasama ini juga untuk memaksimalkan potensi zakat karyawan yang ada di PT Kimia Farma Tbk. Ia berharap, dengan adanya ribuan karyawan Kimia Farma yang menunaikan zakat melalui tiga lembaga zakat tersebut dapat menghidupkan program-program di dalamnya.

Kerjasama dengan Kimia Farma yang ditandatangani oleh BAZNAS, Lazismu, dan LAZISNU, tujuannya adalah selain sosialisasi masif zakat ke umat, juga adalah maksimalisasi potensi zakat karyawan di Kimia Farma. Harapannya dengan 11 ribu karyawan di Kimia Farma dapat terkumpul ZIS yang maksimal, sehingga program-program yang ada di baik BAZNAS, Lazismu, dan LazisNU itu bisa didanai dari biaya pengumpulan ZIS tersebut," terang Edi.

Edi menambahkan, program yang akan dijalankan dengan dana ZIS dari karyawan PT Kimia Farma Tbk pun beragam. "Adapun program-programnya juga bervariasi berdasarkan masing-masing lembaga, mulai dari program pendidikan, ekonomi, sosial dakwah, dan lain-lain. Mudah-mudahan dengan kerjasama ini potensi zakat bisa tergali maksimal khususnya di perusahaan Kimia Farma," tutupnya.

Seluruh zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul akan dimanfaatkan dengan sebaik–baiknya dan seluruh dana yang dihimpun akan terkontrol dan diaudit secara rutin. Dalam proses penyalurannya, zakat, infak, dan sedekah ini akan diberikan kepada yang berhak dan tepat pada sasaran sesuai dengan yang membutuhkan. Hal ini juga merupakan suatu edukasi dan komitmen yang ditunjukkan oleh Kimia Farma kepada seluruh insan Kimia Farma.(Red/hms)


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama