Kafilah Kecamatan Belik Ikuti Lomba MTQ dan MQK 2026 dalam Rangka Hari Santri Nasional

 

Kafilah Kecamatan Belik Ikuti Lomba MTQ dan MQK 2026 dalam Rangka Hari Santri Nasional


PEMALANG – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) di Pendopo Kabupaten Pemalang, Kamis (15/10/2026).

Camat Belik diwakili Staf Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Aufar Hanif turut menghadiri acara pembukaan tersebut.

Kegiatan ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Melalui perlombaan ini, diharapkan dapat meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, memperkuat pemahaman keagamaan, serta mendorong peran santri dalam pembangunan bangsa.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan MTQ dan MQK juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi generasi muda dalam bidang keagamaan, sekaligus menumbuhkan semangat untuk mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sembilan Peserta Wakili Kecamatan Belik

Dalam kegiatan tersebut, Kecamatan Belik mengirimkan kafilah yang terdiri atas sembilan peserta untuk mengikuti sejumlah cabang lomba MTQ.

Adapun peserta yang mewakili Kecamatan Belik, yaitu:

  1. Tilawah Anak Putri: Kirania Usmannova.
  2. Tilawah Anak Putra: Muhammad Wafi Almas.
  3. Tartil Anak Putra: Arkan Ferdiansyah.
  4. Tilawah Remaja Putra: Fidanzata Arshavin Ali Nugroho.
  5. Tilawah Remaja Putri: Shafa Izatun Nazilah.
  6. Murotal Remaja Putri: Nura Alifia Zerlinda Falachy.
  7. Tilawah Dewasa: Juhaeriyah.
  8. Tahfidz Tilawah 5 Juz: Fika Arinal Maziyah.
  9. Tilawah Dewasa: Nurkholis.

Keikutsertaan kafilah Kecamatan Belik dalam ajang tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda yang berprestasi di bidang keagamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, meraih prestasi yang membanggakan, serta menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Peringatan Hari Santri Nasional ke-11 Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman, memperkokoh persatuan, dan turut mewujudkan cita-cita Indonesia Emas.

Posting Komentar

0 Komentar