BANJARNEGARA – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM). Sekretaris KOKAM Nasional Didik Kusnanto. turun langsung meninjau proses pembangunan rumah layak huni bagi salah satu anggota KOKAM di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Rabu (8/4/2026).
Kehadiran ini menjadi bentuk perhatian serius terhadap kondisi anggota di lapangan. Didik Kusnanto menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari nilai utama dalam KOKAM.
“Panglima tinggi KOKAM harus peduli terhadap anggota. Respon cepat kepada anggota yang membutuhkan adalah bagian dari trilogi KOKAM yang mengajarkan kepedulian,” ujarnya.
Didik mengaku cukup terkejut saat melihat langsung kondisi tempat tinggal anggota tersebut, yang sebelumnya bahkan menempati bekas kandang kambing. Hal itu mendorong gerak cepat dari jajaran KOKAM untuk segera memberikan bantuan nyata.
Pembangunan rumah tersebut telah berjalan selama 14 hari sejak peletakan batu pertama pada Rabu (25/3/2026). Program ini diinisiasi oleh Yusuf Vira Jati melalui gerakan SAMOSIR (Sampah Modern Terorganisir), yang berkolaborasi dengan KOKAM Wanayasa dan Lazismu Banjarnegara.
Kolaborasi ini menghadirkan harapan baru bagi penerima manfaat. Tak sekadar membangun fisik rumah, kegiatan ini menjadi simbol kuat gotong royong, solidaritas, dan komitmen bersama dalam meningkatkan taraf hidup sesama.
Ketua Pengurus Cabang Pemuda Muhammadiyah Wanayasa, Eko Saputra, menyampaikan apresiasi atas kerja bersama seluruh pihak.
“Kami mengerahkan anggota dari setiap ranting di Kecamatan Wanayasa secara bergiliran. Ini bentuk solidaritas keluarga besar Muhammadiyah,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KOKAM PCM Wanayasa menilai pembangunan ini menjadi sejarah baru karena dilakukan secara swadaya oleh anggota untuk membantu sesama kader.
Aksi nyata ini menegaskan bahwa kepedulian sosial bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan konkret. Dengan semangat gotong royong, KOKAM bersama mitra berharap dapat terus menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.

0 Komentar