Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Pemalang, 13 Rumah Rusak dan 6 Warga Jadi Korban

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Pemalang, 13 Rumah Rusak dan 6 Warga Jadi Korban


Pemalang – Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pemalang pada Rabu (4/3/2026) pukul 15.30 WIB mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan kerusakan rumah warga di berbagai kecamatan.

Laporan resmi disampaikan oleh BPBD Kabupaten Pemalang melalui PUSDALOPS-PB kepada Kepala BNPB, Bupati Pemalang, Wakil Bupati Pemalang, Sekda Kabupaten Pemalang, KALAKHAR BPBD Provinsi Jawa Tengah, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang.

Peristiwa pohon tumbang terjadi di sejumlah lokasi, di antaranya: Jalan Raya Slarang, Kebongede – Bantarbolang,Jalan Dukuh Tengah Desa Bantarbolang,Jalan Cisadane Kebondalem depan SD 06 Kebondalem, Pos Satpam Pasar Pagi Pemalang, Jalan Raya Mangli Tanahbaya Kecamatan Randudongkal, Desa Nyamplungsari, Klareyan, dan Tegalmlati Kecamatan Petarukan, Jalan Jatiroyom – Kelangdepok Kecamatan Bodeh, Desa Wonokromo dan Klegen Kecamatan Comal, Desa Blendung Kecamatan Ulujami

Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat tertutup pohon tumbang dan menyebabkan kemacetan di beberapa titik.

Selain pohon tumbang, hujan angin juga menyebabkan 13 rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap rumah yang tertimpa pohon maupun tersapu angin kencang.

Rumah-rumah terdampak berada di Kecamatan Randudongkal, Pemalang, Ampelgading, dan Comal. Kerugian material hingga kini masih dalam proses pendataan.

Dalam kejadian ini, enam orang dilaporkan menjadi korban. Salah satunya, Puji Eka Sampurna (39), warga Desa Peguyangan Kecamatan Bantarbolang, mengalami kondisi belum sadar diri akibat tersetrum dan tertimpa tiang listrik di Jalan Raya Peguyangan Bantarbolang. Korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD M. Ashari Pemalang.

Selain itu, empat warga mengalami luka ringan akibat tertimpa pohon tumbang di Pos Satpam Pasar Pagi Pemalang. Satu korban lainnya, Kusnari (56), mengalami luka di bagian kepala dan kini dirawat di RS Prima Medika Pemalang.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Pemalang bersama PMI, TNI, Polri, PLN, Perhutani, relawan dan masyarakat langsung bergerak melakukan asesmen serta evakuasi pohon tumbang.

Saat ini sebagian besar akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan. Namun, di Jalan Raya Bantarbolang masih dilakukan penanganan kabel dan tiang listrik oleh PLN sehingga listrik di beberapa lokasi masih padam.

Beberapa rumah terdampak juga telah selesai dilakukan evakuasi pohon yang menimpa bangunan.

BPBD Kabupaten Pemalang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. 


Posting Komentar

0 Komentar