Pemalang – Upaya mengantisipasi dan mengurangi potensi banjir dilakukan melalui pembangunan sumur resapan dan biopori di SMP Negeri 1 Comal, Kabupaten Pemalang. Kegiatan groundbreaking dilaksanakan pada Kamis (12/3/2026).
Program ini merupakan kerja sama antara pihak sekolah dengan IKA Spensacom atas inisiasi Kepala SMP Negeri 1 Comal, Tohir, S.Si., M.Pd., sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Pemalang dalam upaya penanganan banjir dan peningkatan kepedulian terhadap lingkungan.
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Comal Muchammad Maksum S.IP MM yang diwakili oleh Kasi Trantib Kecamatan Comal, Eko Setiawan, S.E., pengurus IKA Spensacom, serta disaksikan oleh para guru, staf Tata Usaha, dan siswa-siswi SMP Negeri 1 Comal. Kegiatan juga diinspeksi oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pemalang yang diwakili oleh Kasi Sarana dan Prasarana SMP, Baskoro, S.T.
Menurut Camat Comal yang diwakili oleh Kasi Trantib Eko Setiawan, S.E., program pembangunan sumur resapan dan biopori ini merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk mengurangi risiko banjir, khususnya di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Melalui pembangunan sumur resapan dan biopori ini diharapkan dapat membantu menyerap air hujan sehingga mengurangi genangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi kepada para siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengelola air dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif dari pihak sekolah dan dukungan IKA Spensacom yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan program tersebut.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Comal Tohir, S.Si., M.Pd. berharap pembangunan sumur resapan dan biopori ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam upaya mitigasi banjir dan pelestarian lingkungan.
Program ini tidak hanya untuk mengantisipasi banjir, tetapi juga sebagai pembelajaran bagi siswa agar lebih peduli terhadap lingkungan, terutama dalam pengelolaan air dan konservasi tanah, ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lingkungan sekolah menjadi lebih ramah lingkungan serta mampu menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam upaya mitigasi banjir melalui pembuatan sumur resapan dan biopori.(Red)

0 Komentar