Pemalang – Wakil Bupati Pemalang Nurkholes menyerahkan bantuan kepada warga terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi pada 19 Februari 2026 di Kelurahan Purwoharjo, wilayah Posongan. Sabtu(21/2/2026). Dihadiri Camat Comal Muchammad Maksum, Kepala Kelurahan Purwoharjo Sugeng Sugiharto,PMI Kecamatan Comal, TKSK dan PKH.
Kehadiran Wakil Bupat Nurkholes tersebut sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat Pemerintah Kabupaten Pemalang terhadap warga yang mengalami kerusakan rumah akibat terjangan angin kencang.
Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Pemalang Nurkholes menyerahkan bantuan secara langsung kepada sejumlah warga yang rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan maupun sedang. Bantuan berasal dari PMI dan BPBD Kabupaten Pemalang.
Didampingi Camat Comal Muchammad Maksum dan Lurah Purwoharjo Sugeng Sugiharto, Wakil Bupati Nurkholis meninjau beberapa titik lokasi terdampak untuk memastikan kondisi warga serta kebutuhan mendesak yang diperlukan. Ia juga berdialog dengan masyarakat guna mendengarkan langsung keluhan serta harapan mereka pasca bencana.
Pemerintah hadir untuk masyarakat. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar warga yang terdampak segera mendapatkan penanganan dan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Wakil Bupati.
Camat Comal Muchammad Maksum menyampaikan apresiasi atas perhatian dan langkah cepat dari Pemerintah Kabupaten Pemalang Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes yang turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga terdampak. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah memberikan semangat dan motivasi bagi masyarakat untuk bangkit kembali.
Kami turut prihatin atas musibah yang dialami warga Purwoharjo. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang, ujarnya.
Camat Comal berharap sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat terus terjalin dengan baik dalam menghadapi berbagai potensi bencana ke depan.
Diketahui, angin puting beliung yang melanda wilayah Purwoharjo menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.(Red)

0 Komentar