Kecelakaan Karambol Enam Kendaraan Sekaligus di Karangreja Purbalingga

Kecelakaan Karambol Enam Kendaraan Sekaligus di Karangreja Purbalingga


Purbalingga- Kecelakaan lalu lintas melibatkan enam kendaraan sekaligus dalam sekejap terjadi di jalan raya Dusun Bayeman Desa Tlahab Lor, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Rabu (28/4/2021). Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut namun kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan.

Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Rizky Widyo Pratomo melalui Kanit Laka Iptu Rohmat Setyadi menyampaikan bahwa kecelakaan melibatkan truk bernomor polisi H-1578-MM, sepeda motor R-6046-YV, minibus R-9319-LC, mobil B-1920-UVJ, pikap R-1940-VM dan bus G-1640-BD.

Diduga pengemudi truk kurang berhati-hati dan tidak menguasai medan sehingga kendaraan lepas kendali dan menabrak kendaraan di depannya, ungkapnya.

Kanit Laka Iptu Rohmat Setyadi menjelaskan bahwa kronologis kejadian bermula saat truk melaju dari arah utara (Pemalang) menuju selatan (Purbalingga) dengan kecepatan sedang. Sampai di lokasi truk melewati jalan yang kondisinya menurun dan menikung.

Truk kemudian hilang kendali dan menabrak sepeda motor, minibus serta mobil yang melaju searah di depannya. Tidak hanya itu, truk yang berusaha menghindar ke kanan justru kembali menabrak mobil pikap dari arah berlawanan.

Karena tertabrak, mobil pikap itu terdorong ke belakang dan menabrak bus mikro yang melaju searah di belakangnya, ujarnya.

Disampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan karambol tersebut. Namun kerugian materi akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp 5 juta. Hal itu karena sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan.

Kecelakaan juga menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi, lalu lintas kembali lancar, jelasnya.

Kanit Laka mengimbau kepada pengendara yang melintas di jalur Bayeman untuk lebih hati-hati jangan kencang. Selain itu agar memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan sehingga kecelakaan di jalur rawan bisa dihindari.(Red/hms)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama