desain web seo friendly

Banyak Fenomena Langit Yang Terjadi di Tahun 2017 !! Klik saja..

Diposting oleh On 23.25.00 with No comments

Banyak Fenomena Langit Yang Terjadi di Tahun 2017 !! Klik saja - Kabar baik sekali ini buat Kamu yang suka dengan hal yang berbau astronomi, dan menantikan fenomena langit yang akan terjadi di . Ini nih, infosaja akan berbagi sedikit informasi buat Kamu semua.. Berbagi informasi apa sih ? Yaps, Info saja hadir untuk Anda akan membagikan informasi beberapa fenomena langit yang akan terjadi di tahun 2017.

Banyak Fenomena Langit Yang Terjadi di Tahun 2017 !! Klik saja..
Fenomena langit yang akan terjadi ini bukan hal yang biasa loh, karena dari berbagai fenomena langit ini ada beberapa yang bisa  Kita saksikan di bumi pertiwi Kita yaitu di Indonesia. Nah berikut beberapa fenomena astronomi yang akan terjadi di tahun 2017, yuk buruan scroll ke bawah..

3 Januari - Hujan Meteor Quadrantid

Fenomena langit yang akan mengawali di tahun 2017 adalah hujan meteor quadrantid. Hujan meteor ini tentunya terjadi di Indonesia, diperkirakan sebanyak 40 meteor per jam akan melewati Indonesia pada puncaknya. Hal ini disebabkan oleh produksi butir debu yang ditinggalkan oleh komet punah yang dikenal sebagai 2003 EH1 yang ditemukan pada tahun 2003.

Hujan meteor ini akan terjadi setiap tahun dari tanggal 1 sampai 5 januari. Meteor akan memancar dari konstelasi Bootes, tetapi bisa saja muncul dimana saja di langit.

12 Januari - Venus disebelah barat

Fenomena langit yang kedua yang akan terjadi di tahun 2017 adalah munculnya venus di sebelah barat. Venus akan terlihat sebagai bintang terlihat sebagai bintang putih terang. Planet venus akan mencapai elongasi timur 47,1 derajat dari matahari. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat venus karena akan berada pada titik tertinggi diatas cakrawala di langit malam.

19 Januari - Merkurius disebelah timur

Selain munculnya planet venus, planet merkurius ini juga akan menampakkan dirinya di tanggal ini. Planet merkurius akan mencapai elongasi barat terbesar 24,1 derajat dari matahari. Sama seperti venus, Merkurius akan terlihat seperti titik putih kecil. Merkurius akan terlihat di langit timur sebelum matahari terbit.

11 Februari - Gerhana bulan panumbra

Sebuah gerhana panumbra akan terjadi ketika bulan melewati bayangan parsial bumi. Terjadinya gerhana bulan panumbra ini ditandai dengan bulan yang akan sedikit gelap namun tidak sepenuhnya. Sayangnya, gerhana bulan panumbra ini tidak terjadi di Indonesia dan hanya terjadi di sebagian besar bagian timur Amerika Selatan, Kanada Timur, Samudra Atlantik, Eropa, Afrika, dan Asia Barat.

26 Februari - Gerhana matahari cincin
 

Tidak hanya gerhana bulan penumbra saja yang akan menghiasi langit di tahun 2017, gerhana matahari cincin juga  akan terjadi di tahun tersebut. Gerhana ini terjadi saat bulan terlalu jauh dari bumi dan mengakibatkan menutupi matahari. Hal ini tentunya akan menghasilkan cincin cahaya di sekitar bulan gelap. Jalur gerhana yang dilewati oleh gerhana ini akan dimulai di lepas pantai Chili dan melewati Chili Selatan, dan Argentina Selatan, lalu melintasi Samudra Atlantik, lalu ke Angola dan Kongo di Afrika. Sayang sekali yah, karena gerhana ini ngga melewati Indonesia.

20 Maret - Vernal Equinox

Vernal Equinox adalah peristiwa dimana matahari berada di perpotongan lingkaran ekuatorial dengan lingkaran ekliptika. Peristiwa ini menandakan datangnya musim semi di bumi belahan utara dan musim gugur di belahan bumi selatan. Dengan adanya peristiwa ini akan menyebabkan durasi malam dan durasi siang di seluruh dunia sama. Fenomena ini akan terjadi di Indonesia ketika memasuki musim kemarau.

1 April - Merkurius disebelah barat senja

Setelah merkurius di sebelah timur pada bulan januari, ternyata merkurius berpindah tempat nih di bulan April ini. Yaps, di tanggal ini Planet merkurius akan mencapai elongasi timur sebesar 19 derajat daru matahari. Merkurius akan terlihat disebelah langit barat setelah matahari terbenam.

7 April - Oposisi Planet Jupiter

Oposisi Jupiter akan terjadi ketika bumi berada diantara matahari dan Jupiter. Planet raksasa ini akan berada paling dekat dengan bumi dan akan sepenuhnya diterangi oleh matahari. Jupiter akan terlihat di langit timur senja, di meridian saat tengah malam, dan disebelah barat saat matahari terbit. Maka dari itu Jupiter akan terlihat sepanjang malam dan dapat disaksikan diseluruh wilayah Indonesia dengan mata telanjang sebagai bintang putih terang.

22 Sampai 25 April - Hujan Meteor Lyrid

Tidak hanya Hujan Meteor Quadrantid nih yang menghujani langit, yaps Hujan meteor Lyrid akan terjadi di Indonesia pada musim kemarau. Sehingga lebih mungkin diamati tanpa gangguan awan. Hujan meteor ini akan menghasilkan setidaknya 20 meteor per jam. Hai ini disebabkan oleh partikel debu yang ditinggalkan oleh komet C/1861 61 Thatcer yang ditemukan pada tahun 1861. Meteor ini kadang menghasilkan jejak debu terang yang berlangsung selama beberapa detik. Hujan meteor Lyrid akan terlihat dari arah rasi Lyra disebelah langit utara.

5 Mei - Hujan Meteor Eta Aquarid.

Setelah hujan meteor Lyrid terjadi, akan berlangsung hujan meteor Eta Aquarid. Diperkirakan 60 meteor per jam akan melesat dari arah rasi Aquarius disebelah langit timur Indonesia. Eta Aquarid juga disebabkan oleh partikel debu yang ditinggalkan oleh komet Halley. Wawwww..

11 Mei - Mini moon

Ngga cuma Supermoon aja nih guys yang pernah singgah di langit, ternyata ada juga fenomena Mini Moon. Bedanya minimoon terjadi ketika bulan mencapai fase bulan purnama dari titik terjauh bumi atau yang biasa disebut apogee. Minimoon ini juga yang paling kecil serta redup kedua sepanjang sejarah. Minimoon dapat diamati sepanjang malam antara 10 sampai 11 Mei diseluruh wilayah Indonesia.

3 Juni - Venus disebelah timur

Planetnya venus muncul lagi nih di bulan Juni. yaps Planet Venus dapat diamati di Indonesia dengan elongasi mencapai 45,9 derajat. Dengan ketinggian hingga 46 derajat, pastinya Venus akan mudah ditemukan. Jika kamu mengamatinya dengan mata telanjang, Venus akan terlihat sebagai bintang putih terang.

15 Juni - Oposisi Saturnus

Setelah oposisi Jupiter di bulan april lalu, di bulan juni 2017 nanti jug akan terjadi oposisi planet Saturnus. Ini dikarenakan bumi berada diantara matahari dan Saturnus. Planet bercincin ini akan berada paling dekat dengan bumi dan akan sepenuhnya di terangi oleh matahari. Saturnus akan terlihat sebagai bintang putih terang dari Indonesia dan dapat di amati sepanjang malam. Saat senja Saturnus akan berada di langit timur, Tengah malam akan berada di meridian dan saat fajar akan berada di langit barat. Waduhhh ngga capek apa yah ? hehee..

9 Juli - Mini Moon

Wahh guys, Mini moon juga kembali menyapa Indonesia nih di bulan Juli ini bertepatan dengan bulan purnama. Jadi, bulan purnama bulan juli nanti, merupakan bulan purnama yang terkecil di tahun 2017. Mini moon nanti bulan akan terlihat redup dan lebih kecil. Mini moon dapat di amati sepanjang malam hingga tanggal 10 Juli.

28 Juli - Hujan Meteor Delta Aquarids

Hujan meteor akan kembali menghiasi langit Indonesia di bulan juli nanti. Diperkirakan hujan meteor Delta Aquarids ini memproduksi sebanyak 20 meteor per jamnya dan datang dari arah rasi aquarius di langit zenit. Hujan meteor ini akan terus terjadi dari tanggal 12 Juli hingga 23 Agustus dan puncaknya terjadi pada tanggal 28 Juli. Oh ya hujan meteor ini disebabkan oleh puing puing yang di tinggalkan oleh komet Marsden dan Kracht.

30 Juli - Merkurius di langit barat

Tidak hanya muncul di bulan januari dan april saja nih guys, Planet Merkurius akan terlihat lagi dari bumi dengan ketinggian mencapai 27 derajat. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat Merkurius karena akan berada di titik tertinggi diatas cakrawala saat setelah matahari terbenam. Sayangnya Merkurius tidak dapat terlihat dari Indonesia saat bulan Juni nanti.

8 Agustus  -  Gerhana Bulan Sebagian

Ini nih, satu-satunya gerhana bulan yang bisa diamati di wilayah Indonesia di tahun 2017. Gerhana bulan terjadi ketika sebagian wajah bulan bagian selatan akan memasuki bayangan umbra bumi. Sehingga bulan bagian selatan akan terlihat sebagai warna merah redup. Gerhana bulan ini dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia yang berlangsung antata pukul 12 sampai pukul 2 WIB tengah malam. Puncaknya akan terjadi pukul 1.21 WIB dengan persentase mencapai 25 persen bagian bulan yang tergerhanai.

 12 Agustus - Hujan Meteor Perseids

Hujan meteor ini juga dapat di amati dari Indonesia loh dari arah rasi Perseus langit utara. Hujan meteor ini memproduksi hingga 60 meteor per jam pada puncaknya waduhhhh banyak banget yakkk.. Hujan meteor Perseids diakibatkan komet Swift Tuttle yang ditemukan pada tahun 1862. Perseids biasanya menghasilkan sejumlah besar meteor yang cukup terang. Namun karena pada tanggal 12 Agustus nanti bulan akan berada di fase cembung, Jadinya hujan meteor ini agak susah teramati karena gangguan cahaya bulan.


Banyak Fenomena Langit Yang Terjadi di Tahun 2017 !! Klik saja..

21 Agustus - Gerhana Matahari Total

Gerhana matahari total juga akan terjadi di tahun 2017 nih, gerhana matahari total ini akan terjadi ketika bulan sepenuhnya menghalangi sinar matahari yang datang ke bumi. Fenomena ini hanya terjadi di wilayah Amerika Serikat. Gerhana matahari total akan terlihat di bagian Orgeon, Idaho, Wyoming, Nebraska, Missouri, Kentucky, Tonnessee, Carolina Utara, dan Carolina Selatan. di bagian Amerika utara dan selatan hanya mengalami gerhana matahari parsial. Gerhana matahari total terakhir yang terjadi di Amerika Serikat adalah tahun 1979.

5 September - Oposisi Neptunus

Planet biru ini akan berada paling dekat dari bumi dan akan sepenuhnya diterangi oleh matahari. Karena jaraknya yang sangat mainstream dari bumi, Neptunus hanya akan muncul sebagai titik biru kecil.

12 September - Merkurius Di Langit Timur

Setelah muncul di barat, planet ini juga muncul di bagian timur. yaitu di ketinggian 17,9 derajat sebelum matahari terbit. Tapi sayangnya, fenomena ini ngga bisa diamati di Indonesia jadi tinggal tunggu beritanya aja dehh.

23 September - Autumnal Equinox

Nah bukan hanya Vernal Equinox nih, Matahari juga akan berada di titik Autumnal Equinox atau berpotongan garis ekliptik dan ekuator dalam pergerakannya ke selatan. Sehingga matahari akan menyinari seluruh bagian bumi secara merata dan mengakibatkan durasi siang dan malam akan sama di seluruh dunia. Namun bedanya dengan adanya peristiwa Autumnal Equinox ini menandakan datangnya musim gugur di bagiam bumi utara dan musim semi di bagian bumi selatan. Sedangkan Indonesia menandakan musim hujan. Tapi sama aja yak, ngga ada bedanya di Indonesia ujan mulu tiap bulan.

7 Oktober - Hujan Meteor Draconids 

Ini lagi, hujan meteeor draconids juga akan menghiasi Indonesia. Draconids merupakan hujan meteor kecil yang hanya memproduksi sekitar 10 meteor per jam. Hujan meteori ini dihasilkan oleh komet 21P Giacabini - Zinner yang pertama kali ditemukan pada tahun 1900. Sayangnya hujan meteor ini juga susah terlihat karena terhalangi oleh cahaya bulan purnama. Hujan meteor ini terjadi antara tanggal 6 sampai 10 Oktober. Puncaknya terjadi pada tanggal 7 Oktober.

19 Oktober - Oposisi Uranus

Planet Uranus akan berada paling dekat dengan bumi dan dapat di amati sepanjang malam. Karena jaraknya yang cukup jauh, maka Uranus hanya terlihat sebagai titik biru-hijau kecil. Sayangnya lagi fenomena ini tidak dapat teramati dari Indonesia

21 Oktober - Hujan Meteor Orionid

Hujan meteor yang satu ini akan terlihat di Indonesia saat musim hujan. Sehingga lebih susah di amati karena terhalang oleh awan. Diperkirakan Orionids akan memproduksi mecapai 20 meteor per jam dan dapat terlihat dari arah rasi orion. Hujan meteor ini dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

17 sampai 18 November - Hujan Meteor Leonids

Diperkirakan hujan meteor leonids ini akan melesat sebanyak 15 meteor per jamnya dari arah konstelasi Leo. Hujan meteor yang tidak dapat teramati di Indonesia ini terbilang unik karena memiliki puncak setiap 33 tahun sekali dimana ratusan meteor per jam dapat terlihat dan yang terakhir terjadi pada tahun 2001. Leonids dihasilkan oleh butir debu yang ditinggalkan oleh komet Temple-Tuttle yang ditemukan pada tahun 1865. .

24 November - Merkurius Di Langit Senja

Merkurius muncul lagi guys, hehee,, yak di bulan november ini merkurius akan terlihat di langit. Planet Merkurius akan berada diketinggian 22 derajat dari matahari. Dan dapat di lihat sebagai bintang putih terang setelah matahari terbenam.

3 Desember - Supermoon

Supermoon muncul lagii.. Di bulan desember nanti akan bertepatan dengan bulan purnama dan akan terlihat sedikit lebih besar dan terang. Fenomena ini dapat disaksikan sepanjang malam dan pastinya di seluruh wilayah Indonesia.

14 Desember - Hujan Meteor Geminid

Hujan meteor Geminid adalah hujan meteor terakhir yang menghiasi langit Indonesia pada tahun 2017 ini guys. Geminid juga cukup banyak memproduksi meteor yaitu sekitar 120 per jamnya, waahhhh setiap 30detik sekali menghasilkan 1 meteor :) Hujan meteor geminid disebablan oleh puing puing yang ditinggalkan oleh sebuah asteroid yang dikenal sebagai 3200 Phaeton. Asteroid tersebut ditemukan pada tahun 1902. Puncak meteor geminid akan berlangsung saat tengah malam hingga pagi tiba.


Walahhh.. kok tahun 2016 nya aja belum selesai udah ada 2017 yak ? Itu kan perkiraan, nah tapi udah tau kan apa saja fenomena yang terjadi di tahun 2017. Untuk itu, buat Kamu para pecinta astronomi jangan lupa catat tanggalnya yak :) hehehe..


 Dikutip dari Fenomena Langit Selama Tahun 2017

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »